
Wearnes Education Center Bali
itulah nama yang paling sering saya dengar. Karena ditempat ini sudah hampir 5 tahun saya mengabdikan diri untuk ikut mencerdaskan anak bangsa, terutama dalam bidang desain grafis. Berbagai macam karakter anak didik pernah saya hadapi, dari yang pendiam, kalem, clometan, pemalas, sampai pada yang urakan.
Dari segala golongan ( anak petani, pedagang, buruh, pegawai, seniman, pemulung, sampai anak pengusaha) pernah saya temui. Tapi itu bukan halangan bagi saya untuk mentransfer ilmu yang saya miliki kepada mereka, malah menjadi semangat buat saya untuk membimbing mereka untuk meraih masa depan yang dicita-citakan. Saya tidak pernah menganggap mereka sebagai murid saya, tapi lebih menganggap mereka sebagai teman. Mungkin karena itu banyak dari mereka walaupun sudah tamat dari wearnes masih tetap sering menghubungi saya, baik datang ke kampus ato sekedar mampir kerumah untuk bertukar cerita sambil menikmati secangkir kopi buatan istri saya. o..ya...istri saya juga merupakan alumni dari wearnes, kata orang sih cinta lokasi, seperti pepatah bilang " dimana bumi dipijak, disana langit dijunjung"....eh...eh, dan hasilnya bisa anda lihat pada foto paling atas ( asli lho...bukan buatan photoshop ato 3 d'smax)